Friday 04 September 2015

Museum Batik Kuno Danar Hadi - Paloma

others

Museum Batik Kuno Danar Hadi dibangun di komplek House of Danar Hadi, yang merupakan salah satu produsen batik terkenal, tepatnya di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Solo. Di dalam komplek tersebut tidak hanya terdapat museum tetapi ada bangunan lain yang memiliki isi dan fungsi yang berbeda, yaitu nDalem Wuryaningratan dan Sasana Mangunsuka.

Museum Batik Kuno Danar Hadi dibuka pada tahun 2002 oleh mantan Wapres Megawati Soekarnoputri. Museum dengan ruang pamer yang berarsitekstur Jawa kuno ini menyimpan koleksi kain batik mencapai 10.000 helai yang disusun berdasarkan tema. Dan museum ini diakui MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai museum dengan koleksi batik terbanyak.

Pesona batik yang ditampilkan berasal dari periode dan pengaruh kultur serta lingkungan yang berbeda-beda. Salah satu koleksi penting yang ada adalah batik Belanda, maksudnya batik yang dipengaruhi budaya Eropa dan dibuat oleh orang-orang Belanda saat masih menetap di Indonesia pada zaman kolonial. Kain kuno lainnya, seperti batik Tionghoa, batik dengan motif yang dipengaruhi oleh budaya India, batik Djawa Hokokai, batik Kraton, dan masih banyak lagi.
 
Ada yang unik, kalau biasanya pola-pola batik dihadirkan dengan motif etnik tradisional, di sini terdapat pola batik dengan tema cerita dongeng, seperti Snow White, Little Riding Hood, dan Hunsel and Gratel. Sekadar informasi, ternyata kain-kain yang dipamerkan di museum adalah koleksi milik pribadi H. Santosa Doellah, pendiri PT. Batik Danar Hadi yang juga pencetus komplek House of Danar Hadi.

Perjalanan Anda tidak berhenti dengan hanya melihat-melihat pola, tapi masih ada pabrik pembuatan batik tulis yang berada di area belakang museum. Harga tiket masuk Rp25.000 untuk umum dan Rp15.000 untuk pelajar/mahasiswa. Jangan lupa untuk membeli beberapa suvenir menarik dan cantik di galeri yang letaknya masih di dalam komplek, tepat di sebelah Museum.
1328 Comments